Persiapan Mental Sebelum Berangkat Ausbildung: Culture Shock yang Perlu Diantisipasi

perempuan yang mengetahui persiapan menta sebelum berangkat Ausbildung
Daftar Isi

Hallo, cetz! Mempersiapkan keberangkatan untuk mengikuti Ausbildung di Jerman tentu gak cukup hanya dengan belajar bahasa Jerman. Akan tetapi, ada satu hal lain yang gak kalah penting, yaitu persiapan mental Ausbildung Jerman.

Pasalnya, tinggal dan menjalani Ausbildung di negara lain berarti cetz akan menghadapi lingkungan yang berbeda dari keseharian di Indonesia. Oleh sebab itu, Cetta German bakal membahas hal-hal yang perlu cetz siapkan sebelum berangkat Ausbildung.

Di akhir artikel, cetz juga akan mendapat rekomendasi kelas bahasa Jerman di Cetta German yang bisa membantu kemampuan bahasa cetz. Biar cetz semakin siap menghadapi kehidupan baru di Jerman, lasst uns das gemeinsam lesen!

CTA Banner kursus bahasa Jerman untuk persiapan Karir ke Jerman

Apa Itu Ausbildung? 

Ausbildung merupakan program pendidikan dan pelatihan vokasi di Jerman yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan serta keterampilan untuk profesi tertentu. Salah satu bentuk yang paling umum adalah duale Ausbildung.

Dilansir Make it in Germany, program tersebut menggabungkan pembelajaran teori di Berufsschule dengan pengalaman praktik di perusahaan atau Ausbildungsbetrieb. Di program ini, cetz gak hanya belajar di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan keterampilan yang berkaitan dengan bidang yang dipilih. 

Oleh sebab itu, sebelum berangkat, persiapan gak cukup hanya soal dokumen dan kemampuan bahasa. Cetz juga perlu menyiapkan mental untuk menghadapi lingkungan belajar, bekerja, dan tinggal di negara baru.

Persiapan Mental Sebelum Berangkat Ausbildung

Punya kemampuan bahasa Jerman yang baik tentu menjadi bekal penting sebelum mengikuti Ausbildung. Bahkan, kemampuan bahasa Jerman dapat membantu cetz beradaptasi dengan kehidupan sehari-hari.

Namun, lancar berbahasa bukan berarti cetz otomatis langsung terbiasa dengan semua hal di Jerman. Ada kebiasaan, lingkungan, cuaca, hingga cara berinteraksi yang mungkin berbeda dari Indonesia.

Sehingga, persiapan mental Ausbildung Jerman juga perlu cetz lakukan sejak sebelum keberangkatan. Berikut Cetta German rangkumkan apa saja yang bisa cetz persiapkan sebelum berangkat ke Jerman:

1. Pahami Culture Shock yang Mungkin Kamu Alami di Jerman

Pindah ke negara baru tentu membawa pengalaman yang berbeda. Cetz mungkin sudah sering belajar bahasa Jerman di kelas, tetapi penggunaan bahasa Jerman dalam kehidupan sehari-hari bisa terasa berbeda ketika sudah berada di Jerman.

Pendatang yang pertama kali tinggal di Jerman dapat mengalami berbagai perbedaan. Mulai dari bahasa yang terdengar cepat, suasana yang lebih tenang di transportasi umum, hingga cuaca musim dingin.

Melansir Study in Germany, orang Jerman terkenal sangat jujur, straight to the point, dan gak suka basa-basi. Selain itu, hampir semua toko, supermarket, dan fasilitas belanja tutup pada hari Minggu dan hari libur nasional.

Sehingga, cetz bisa mulai membiasakan diri untuk merencanakan dan membeli kebutuhan sehari-hari sejak hari Sabtu. Menariknya lagi, Jerman memiliki aturan jam tenang di pemukiman (biasanya di atas jam 22.00 dan sepanjang hari Minggu). 

Memutar musik keras, menyedot debu, atau membuat kegaduhan di waktu tersebut bisa membuat tetangga merasa terganggu. Jadi perhatikan hal-hal yang dilarang ini, ya! Jangan sampai cetz justru mendapat pengalaman gak enak karena ketidaktahuan.

2. Coba Biasakan Diri dengan Rutinitas dan Lingkungan Baru

Jangan menunggu sampai tiba di Jerman untuk mulai belajar beradaptasi. Cetz bisa membangun beberapa kebiasaan sejak masih di Indonesia.

Misalnya, mulai membiasakan diri datang tepat waktu, membuat jadwal kegiatan, menggunakan bahasa Jerman dalam percakapan sehari-hari, atau mencari tahu tentang transportasi di kota tujuan. 

Gak cuma itu, cetz juga bisa mulai mempelajari tentang kehidupan sehari-hari dan budaya kerja di Jerman. Semakin familiar cetz dengan kebiasaan tersebut sejak awal, semakin mudah pula untuk menyesuaikan diri nantinya!

3. Jangan Memaksakan Diri untuk Langsung Bisa Beradaptasi

Ketika baru tiba di Jerman, wajar kalau cetz belum langsung memahami semua percakapan, kebiasaan, atau aturan di lingkungan baru. Dalam sistem Ausbildung, peserta memang mendapatkan pembelajaran teori sekaligus pengalaman praktik. 

Jadi, gak masalah kalau cetz masih perlu bertanya, meminta penjelasan ulang, atau mencatat kosakata baru yang belum dipahami. Daripada memaksakan diri untuk langsung bisa semuanya, coba berikan waktu untuk beradaptasi secara bertahap.

4. Bangun Pertemanan agar Tidak Merasa Sendirian

Selain beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan kerja, cetz juga perlu memikirkan kehidupan sosial setelah pindah ke Jerman. Pasalnya, berada jauh dari keluarga dan teman-teman di Indonesia bisa membuat masa awal tinggal di luar negeri terasa sepi. 

Oleh karena itu, membangun relasi baru bisa menjadi salah satu cara untuk membantu proses adaptasi. Melansir Make it in Germany, pendatang dapat bertemu orang baru melalui berbagai aktivitas, seperti klub olahraga, volunteer, hingga kelompok yang memiliki minat yang sama.

5. Manfaatkan Komunitas Bahasa

Belajar bahasa juga bisa menjadi pintu untuk membangun koneksi dengan orang lain. Apalagi, berinteraksi secara langsung dapat membantu cetz terbiasa menggunakan bahasa Jerman di luar situasi belajar formal.

Nah, cetz juga bisa memanfaatkan Cetta Virtual Society sebagai ruang untuk bersosialisasi dengan sesama pembelajar bahasa asing dan alumni Cetta. Menariknya, komunitas ini juga diikuti oleh beberapa pembelajar atau alumni yang sedang berada di Jerman.

Jadi, cetz bisa berkenalan, bertukar pengalaman, atau sekadar mengobrol dengan orang yang punya pengalaman di Jerman. Dengan begitu, cetz gak harus menunggu sampai tiba di Jerman untuk mulai membangun circle sendiri!

6. Tetap Terhubung dengan Keluarga di Indonesia

Walaupun nantinya tinggal jauh dari keluarga, bukan berarti komunikasi harus ikut berjarak, ya! Cetz bisa menentukan waktu tertentu untuk melakukan video call, mengirim kabar, atau sekadar bercerita tentang aktivitas sehari-hari.

Cara sederhana seperti ini bisa membantu cetz tetap merasa dekat dengan keluarga meskipun berada di negara berbeda. Namun, jangan lupa untuk tetap memberikan ruang bagi diri sendiri untuk membangun kehidupan baru di Jerman. 

Cetz tetap wajib untuk bertemu dengan teman baru, bersosialisasi dengan warga lokal, serta mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan sekitar. Tujuannya, agar cetz gak terlalu lama merasa homesick dan bisa mulai merasa nyaman dengan kehidupan baru di Jerman.

7. Cari Hobi untuk Mengisi Waktu Luang

Selain tetap berkomunikasi dengan keluarga, cetz juga perlu punya kegiatan yang bisa dilakukan di luar rutinitas Ausbildung. Pasalnya, waktu luang yang terlalu banyak tanpa aktivitas bisa membuat cetz semakin merasa kesepian.

Coba manfaatkan waktu luang untuk melakukan hobi yang cetz sukai, seperti olahraga, membaca, memasak, fotografi, jalan-jalan, atau mencoba kegiatan baru. Kalau memungkinkan, cetz juga bisa bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan minatmu.

Jadi, jangan merasa bersalah kalau ingin meluangkan waktu untuk bersantai dan melakukan hal yang cetz sukai, ya! Ausbildung memang penting, tetapi cetz juga perlu punya waktu untuk menikmati kehidupan di Jerman.

8. Jangan Ragu Mencari Bantuan ketika Mulai Kewalahan

Beradaptasi dengan kehidupan baru di Jerman tentu gak selalu berjalan mulus. Ada kalanya cetz merasa lelah, kesepian, bingung, atau kewalahan selama menjalani Ausbildung.

Kalau sudah mulai merasa seperti ini, jangan memaksakan diri untuk menghadapi semuanya sendirian, ya! Cetz bisa mulai bercerita kepada orang yang dipercaya, seperti teman, keluarga, atau rekan kerja.

Melansir gesund.bund.de, seseorang yang mengalami tekanan atau masalah psikologis juga dapat mencari bantuan profesional melalui dokter, psikoterapis, layanan konseling, maupun layanan dukungan lainnya.

Jadi, meminta bantuan bukan berarti cetz gak mampu beradaptasi. Justru, mengenali kapan diri sendiri membutuhkan dukungan merupakan bagian penting dari persiapan mental Ausbildung Jerman.

Tips Singkat untuk Menjaga Mental di Perantauan

Setelah mengetahui berbagai hal yang mungkin cetz hadapi saat tinggal di Jerman, sekarang waktunya menyiapkan langkah-langkah sederhana untuk membantu menjaga kondisi mental cetz. Berikut beberapa tips dari Cetta German yang bisa cetz coba:

  1. Buat rutinitas harian agar aktivitas belajar, bekerja, dan beristirahat tetap teratur.
  2. Tetap berkomunikasi dengan keluarga secara rutin agar hubungan tetap terjaga meskipun berjauhan.
  3. Bangun circle baru melalui sekolah, tempat kerja, komunitas, atau kegiatan yang cetz sukai.
  4. Sisihkan waktu untuk beristirahat dan melakukan hobi di tengah kesibukan Ausbildung.
  5. Jangan takut bertanya ketika cetz belum memahami bahasa, aturan, atau kebiasaan di lingkungan baru.
  6. Beri waktu untuk beradaptasi karena setiap orang membutuhkan proses yang berbeda.
  7. Jangan memendam semuanya sendirian dan cari dukungan ketika mulai merasa kewalahan.

Ingat, tujuan persiapan mental bukan supaya cetz gak pernah merasa homesick atau mengalami culture shock, tetapi agar cetz tahu bagaimana menghadapinya ketika hal tersebut terjadi. Semangat, cetz!

CTA Banner kursus bahasa Jerman untuk persiapan Karir ke Jerman

Siapkan Mental Ausbildung Jerman Bersama Cetta German!

Persiapan berangkat Ausbildung ke Jerman memang gak cukup hanya dengan menyiapkan dokumen, tempat tinggal, dan kemampuan bahasa. Cetz juga perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi lingkungan, budaya, serta rutinitas baru yang berbeda dari kehidupan di Indonesia.

Dengan persiapan mental yang lebih matang, cetz bisa berangkat dengan ekspektasi yang lebih realistis dan gak mudah panik ketika menemukan hal-hal yang berbeda di Jerman. Namun, kemampuan bahasa Jerman juga tetap menjadi bekal penting selama proses tersebut.

Oleh sebab itu, Cetta German hadir untuk membantu cetz mempersiapkan kemampuan bahasa Jerman sebelum berangkat ke Jerman. Di kelas Mittelstufe B1 dari Cetta German, cetz akan mendapat bimbingan belajar yang lebih terarah sebelum ke Jerman.

Selain itu, buat cetz yang punya target mendapatkan Goethe-Zertifikat B1, tersedia juga kelas Goethe Zertifikat B1 Preparation untuk membantu mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Di Cetta German, cetz juga akan mendapatkan:

  • Materi daily conversation untuk melatih kemampuan berbicara dalam situasi sehari-hari.
  • Metode fun learning yang membuat suasana belajar lebih santai dan gak terasa menekan.
  • Jadwal kelas yang fleksibel sehingga bisa disesuaikan dengan sekolah atau aktivitas harian cetz.
  • Latihan bahasa yang konsisten dan terarah untuk membantu cetz membangun kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Jerman.
  • Pilihan kelas sesuai kebutuhan dan target belajar, baik untuk meningkatkan kemampuan bahasa maupun mempersiapkan sertifikasi.

Jadi, selain mempersiapkan mental untuk menghadapi culture shock, jangan lupa siapkan kemampuan bahasanya dari sekarang, ya! Kalau masih bingung menentukan level atau ingin tanya-tanya dulu sebelum daftar, jangan ragu untuk konsultasi langsung lewat WhatsApp admin Cetta German . 

Yuk, mulai persiapan bahasa Jermanmu bersama Cetta German. Bis bald im Unterricht!

Daftar Isi
Artikel Terbaru
thumbnail Ausbildung sektor perhotelan, kesehatan, atau teknik
Ausbildung Sektor Perhotelan, Kesehatan, atau Teknik: Mana yang Paling Cocok untukmu?

Hallo, cetz! Sudah punya rencana mengikuti Ausbildung di…

perempuan yang mengetahui cara membuat motivation letter Bahasa Jerman untuk Ausbildung
Cara Membuat Motivation Letter Bahasa Jerman untuk Ausbildung

Hallo, cetz! Sedang mempersiapkan dokumen untuk mendaftar Ausbildung…

Tips Belajar Bahasa Jerman Secara Online agar Konsisten dan Efektif
Tips Belajar Bahasa Jerman Secara Online agar Konsisten dan Efektif

Belum mengetahui tips belajar bahasa Jerman online yang…