Pada artikel ini, kamu akan berkenalan dengan beberapa kata hubung dalam bahasa Jerman. Kali ini, kamu bakal bertemu dengan kata hubung “tapi” (aber), “atau” (oder) dan “dan” (und). Selain itu, kamu juga akan menemukan contoh penggunaan ketiga kata hubung tersebut dalam sebuah kalimat. Untuk melatih seberapa paham kamu dengan materi ini, kamu akan menemukan latihan soal dan rekomendasi kursus bahasa Jerman sesuai dengan keterampilan berbahasamu!
Kata hubung sendiri adalah sebuah kata yang digunakan untuk menghubungkan antar kalimat. Sebenarnya penggunaan kata hubung “aber, oder & und” tidak jauh berbeda dengan kata hubung “tapi, atau,& dan” di dalam bahasa Indonesia.
Biar nggak penasaran, yukkkk kita kupas satu per satu!
Tapi (aber)
Kata hubung “tapi” atau aber dalam bahasa Jerman punya fungsi yang mirip dengan bahasa Indonesia. Kata hubung ini dipakai untuk menghubungkan 2 atau lebih kalimat yang sangat kontras atau berbeda. Perhatikan contoh berikut :
- Kalimat 1 = Ich bin müde. (Aku lelah)
- Kalimat 2 = Ich muss Deutsch lernen. (Aku harus belajar bahasa Jerman)
Dua kalimat memiliki kondisi yang sangat jauh berbeda. Nah, keduanya bisa digabung menjadi satu kalimat dengan menggunakan kata hubung “aber”. Perhatikan perubahannya :
- Ich bin müde, aber ich muss Deutsch lernen. (Aku lelah, tapi aku harus belajar bahasa Jerman)
Nah selain itu, sebelum kata “aber” akan selalu ada tanda koma (,). Jadi, pastikan kamu menambahkan tanda koma (,) sebelum kata “aber” ya!
Atau (oder)
Yukkk sekarang kita bahas kata hubung “atau” (oder) dalam bahasa Jerman. Lagi-lagi, kata hubung yang satu ini juga punya fungsi yang sama dengan kata hubung “atau” dalam bahasa Indonesia. Selain itu, “Oder” juga dipakai untuk menghubungkan 2 kalimat atau lebih yang menunjukkan sebuah pilihan atau kemungkinan lain. Biar nggak bingung, langsung aja perhatikan contoh berikut :
- Kalimat 1 : Wir fahren mit dem Bus. (Kita pergi dengan bus)
- Kalimat 2 : Wir gehen zu Fuß. (Kita pergi jalan kaki)
Kedua kalimat ini bisa kamu gabung dengan menggunakan kata hubung “oder” dan menjadi seperti berikut :
- Wir fahren mit dem Bus oder gehen zu Fuß. (Kita pergi dengan bus atau berjalan kaki)
Nah, satu kalimat di atas menunjukkan adanya sebuah pilihan antara pergi menggunakan bus atau jalan kaki.
Dan (und)
Kata hubung yang satu ini juga mirip banget dengan bahasa Indonesia, baik secara fungsi maupun struktur kalimatnya. Kata hubung “dan” atau und ini seringkali digunakan untuk menggabungkan 2 kalimat atau lebih yang memiliki hubungan dan kondisi yang setara. Kamu bisa langsung lihat contoh di bawah ini :
- Kalimat 1 : Ich lese ein Buch. (Aku membaca buku)
- Kalimat 2 : Ich höre Musik. (Aku mendengarkan musik)
Nah, kalimat 1 dan 2 ini bisa kamu gabung dengan menggunakan kata hubung “dan” atau und. Coba perhatikan kalimat di bawah ini :Ich lese ein Buch und höre Musik. (Aku membaca buku dan mendengarkan musik)
Latihan Soal
Nah, sekarang saatnya latihan. Coba kerjakan latihan soal di bawah ini ya!
1. Der Mann ist alt, ___ sehr stark.
a. und
b. aber
c. oder
2. Möchtest du heute ___ morgen kommen?
a. aber
b. oder
c. und
3. Er möchte schlafen, ___ er muss lernen.
a. oder
b. und
c. aber
4. Ich kann Deutsch ___ Englisch sprechen.
a. und
b. oder
c. aber
5. Meine Mutter kocht ___ mein Vater wäscht das Auto.
a. oder
b. aber
c. und
6. Sie ist klein, ___ sehr schnell.
a. aber
b. und
c. oder
7. Das Essen ist teuer, ___ lecker.
a. und
b. aber
c. oder
8. Trinkst du Kaffee ___ keinen Kaffee?
a. oder
b. aber
c. und
9. Ich lerne am Abend ___ höre Musik.
a. und
b. aber
c. oder
10. Gehen wir spazieren ___ bleiben zu Hause?
a. aber
b. oder
c. und
Kunci jawaban :
- B
- B
- C
- A
- C
- A
- B
- A
- A
- B
Keren! Kamu baru saja belajar salah satu materi penting dalam tata bahasa Jerman pada level dasar loh! Sekarang keterampilanmu membuat kalimat dalam bahasa Jerman akan jauh lebih runtut dan efektif.
Tahu Aturannya Satu Hal, Pakai Secara Natural Hal Lain
Kata hubung seperti aber, oder, dan und terlihat sederhana. Tapi dalam percakapan nyata, memilih kata hubung yang tepat sambil menjaga struktur kalimat yang benar itu butuh kebiasaan, bukan sekadar hafalan aturan.
Di kelas Cetta German, pola grammar seperti ini langsung dilatih dalam kalimat dan percakapan nyata, supaya penggunaannya jadi refleks, bukan hasil berpikir panjang.
Untuk pemula, kamu bisa coba berbagai kelas dasar dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Reguler : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 4-10 peserta.
- Grundstufe-A1 Private 1on1 : Kelas dasar bahasa Jerman ekslusif 1on1 bersama tutor.
- Grundstufe-A1 Private Group : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 2-4 peserta.
Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Intensif : Kelas dasar bahasa Jerman berisi 4-10 peserta dengan 5x meeting per minggu.
- Kelas Bahasa Super Intensif : Program belajar bahasa super intensif A1-B1 ditambah kelas persiapan ujian B1 Goethe-Zertifikat
Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.
*Artikel ini ditulis oleh Rindang Faricha tutor Cetta German.