Ich glaube … er kommt morgen.
Pasti banyak yang pernah ada di posisi ini: dua bagian kalimatnya sudah tahu, tetapi masih belum yakin bagaimana cara menyatukannya dengan benar. Dua bagian kalimatnya sudah tahu, tetapi masih bingung bagaimana menyatukannya dengan benar.
Dalam bahasa Jerman, kata dass berfungsi sebagai jembatan untuk menghubungkan pendapat, informasi, harapan, atau sesuatu yang kita ketahui. Karena itu, kalimat tadi berubah menjadi Ich glaube, dass er morgen kommt, yang berarti “Saya pikir dia akan datang besok”.
Masalahnya, dass tidak hanya menambah satu kata di tengah kalimat. Begitu dass digunakan, posisi kata kerja ikut berubah dan harus pindah ke bagian akhir. Pola inilah yang sering membuat kalimat terasa rumit pada awalnya, padahal sebenarnya cukup mudah kalau urutannya sudah dipahami. Yuk, kita pelajari lebih lanjut!
Apa Itu Nebensatz dengan “dass”?
Nebensatz adalah anak kalimat yang tidak berdiri sendiri dan melengkapi informasi dari kalimat utama. Kata dass merupakan konjungsi yang biasanya berarti “bahwa”.
Perhatikan contoh berikut:
Ich glaube, dass er heute arbeitet. (Saya pikir bahwa dia bekerja hari ini.)
Bagian Ich glaube adalah kalimat utama atau Hauptsatz. Sementara itu, dass er heute arbeitet merupakan Nebensatz yang menjelaskan apa yang dipercaya oleh pembicara.
Rumus dasarnya adalah:
Hauptsatz + koma + dass + subjek + informasi lain + kata kerja
Hal terpentingnya: kata kerja yang dikonjugasikan harus berada di akhir Nebensatz.
| Kalimat utama | Nebensatz dengan dass |
| Ich weiß. Er kommt morgen. | Ich weiß, dass er morgen kommt. |
| Sie sagt. Der Kurs ist interessant. | Sie sagt, dass der Kurs interessant ist. |
| Wir hoffen. Das Wetter bleibt schön. | Wir hoffen, dass das Wetter schön bleibt. |
Kapan Menggunakan “dass”?
Dass digunakan ketika kamu ingin menyampaikan isi dari sebuah pikiran, ucapan, pengetahuan, perasaan, atau harapan. Karena itu, struktur ini sering muncul setelah kata kerja tertentu.
| Kata Kerja | Arti |
| sagen | mengatakan |
| erzählen | menceritakan |
| denken | berpikir |
| glauben | percaya atau berpikir |
| meinen | berpendapat |
| wissen | mengetahui |
| hoffen | berharap |
| finden | berpendapat atau merasa |
| hören | mendengar |
| vergessen | lupa |
Contohnya, “Ich denke, dass Deutsch interessant ist” berarti “Saya pikir bahasa Jerman itu menarik”. Kalimat “Meine Mutter sagt, dass ich mehr schlafen soll” berarti “Ibu saya mengatakan bahwa saya harus tidur lebih banyak”.
Dass juga dapat digunakan setelah beberapa ungkapan dengan sein, seperti Es ist wichtig, dass …, Es ist gut, dass …, atau Ich bin froh, dass ….
| Ungkapan | Arti |
| Es ist wichtig, dass du pünktlich kommst. | Penting bahwa kamu datang tepat waktu. |
| Es ist schade, dass das Geschäft geschlossen ist. | Sayang sekali tokonya tutup. |
| Ich bin froh, dass du hier bist. | Saya senang kamu berada di sini. |
Posisi Kata Kerja dalam Nebensatz
Dalam kalimat biasa, kata kerja bahasa Jerman biasanya berada di posisi kedua. Setelah dass, kata kerja berpindah ke akhir.
Bandingkan:
- Er hat heute keine Zeit. (Dia tidak punya waktu hari ini.)
- Ich weiß, dass er heute keine Zeit hat. (Saya tahu bahwa dia tidak punya waktu hari ini.)
Pada contoh tersebut, kata kerja hat yang sebelumnya berada di posisi kedua berpindah ke akhir Nebensatz.
“Dass” dengan Modalverben dan Perfekt
Jika kalimat menggunakan modal verb, modal verb yang dikonjugasikan diletakkan paling akhir. Kata kerja utama tetap berbentuk infinitif dan berada tepat sebelumnya.
- “Er muss morgen arbeiten.” berubah menjadi “Ich glaube, dass er morgen arbeiten muss.”
- “Wir können nicht kommen.” berubah menjadi “Wir sagen ihr, dass wir nicht kommen können.”
Dalam bentuk Perfekt, kata kerja bantu haben atau sein berada paling akhir, sedangkan Partizip II diletakkan sebelumnya.
| Kalimat Utama | Kalimat dengan dass |
| Er hat die Prüfung bestanden. | Ich weiß, dass er die Prüfung bestanden hat. |
| Sie ist nach Berlin gefahren. | Lena erzählt, dass sie nach Berlin gefahren ist. |
| Wir haben das Hotel gebucht. | Sie wissen, dass wir das Hotel gebucht haben. |
Jadi, jangan hanya memindahkan Partizip II ke akhir. Dalam Perfekt, kata kerja bantu tetap menjadi bagian terakhir.
Nebensatz di Awal Kalimat
Nebensatz dengan dass juga bisa ditempatkan di awal. Jika itu terjadi, seluruh Nebensatz dianggap sebagai posisi pertama. Kata kerja pada kalimat utama harus langsung muncul setelah tanda koma.
- Dass du heute kommst, freut mich. (Bahwa kamu datang hari ini membuat saya senang.)
- Dass er die Prüfung bestanden hat, weiß ich schon. (Saya sudah tahu bahwa dia lulus ujian.)
Bentuk ini benar, tetapi pada level A2, pola Hauptsatz + dass-Nebensatz biasanya lebih mudah digunakan dalam percakapan.
Perbedaan “dass” dan “das”
Keduanya terdengar sama, tetapi fungsinya berbeda. Dass dengan dua huruf s adalah konjungsi yang berarti “bahwa”. Sementara itu, das dengan satu huruf s dapat menjadi artikel atau kata ganti.
| Bentuk | Fungsi | Contoh |
| dass | konjungsi | Ich weiß, dass du müde bist. |
| das | artikel | Das Buch ist interessant. |
| das | kata ganti | Das ist mein Bruder. |
Cara sederhana untuk membedakannya: jika kata tersebut menghubungkan dua bagian kalimat dan setelahnya muncul subjek serta kata kerja di akhir, gunakan dass.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Kesalahan paling umum adalah mempertahankan posisi kata kerja seperti dalam kalimat utama.
Salah: Ich glaube, dass er kommt heute.
Benar: Ich glaube, dass er heute kommt.
- Kesalahan berikutnya adalah melupakan tanda koma sebelum dass.
Salah: Sie sagt dass sie keine Zeit hat.
Benar: Sie sagt, dass sie keine Zeit hat.
- Pada kalimat dengan modal verb, jangan menempatkan modal verb sebelum infinitif.
Salah: Ich weiß, dass er muss heute arbeiten.
Benar: Ich weiß, dass er heute arbeiten muss.
Contoh Percakapan
Mara: Kommst du morgen mit ins Kino?
Leon: Ich glaube, dass ich morgen arbeiten muss.
Mara: Schade. Nina hat gesagt, dass der Film sehr gut ist.
Leon: Ich weiß, dass ihr ihn schon lange sehen möchtet.
Mara: Vielleicht kannst du später kommen.
Leon: Ich hoffe, dass ich früher Feierabend machen kann. Dann schreibe ich dir.
Mara: Gut. Ich bin froh, dass du es wenigstens versuchst.
Arti
Mara: Apakah kamu ikut ke bioskop besok?
Leon: Saya rasa besok saya harus bekerja.
Mara: Sayang sekali. Nina mengatakan bahwa filmnya sangat bagus.
Leon: Saya tahu kalian sudah lama ingin menontonnya.
Mara: Mungkin kamu bisa datang belakangan.
Leon: Saya berharap bisa pulang kerja lebih awal. Nanti saya mengirim pesan kepadamu. Mara: Baik. Saya senang setidaknya kamu akan mencobanya.
Latihan Soal
1. Ich weiß, dass er heute ______.
a. arbeitet
b. arbeiten
c. arbeitest
2. Sie sagt, dass sie keine Zeit ______.
a. haben
b. hat
c. habe
3. Kalimat yang benar adalah …
a. Ich glaube, dass kommt er morgen.
b. Ich glaube, dass er morgen kommt.
c. Ich glaube dass er kommt morgen.
4. Wir hoffen, dass das Wetter schön ______.
a. bleibt
b. bleiben
c. bleibst
5. Ich weiß, dass du heute länger arbeiten ______.
(müssen)
6. Lena erzählt, dass sie nach Hamburg gefahren ______.
(sein)
7. Gabungkan kedua kalimat berikut menggunakan dass:
Tom sagt. Er ist heute krank.
8. Perbaiki kalimat berikut:
Ich denke, dass Deutsch ist sehr interessant.
Kunci Jawaban
1. a
2. b
3. b
4. a
5. musst
6. ist
7. Tom sagt, dass er heute krank ist.
8. Ich denke, dass Deutsch sehr interessant ist.
Saat menggunakan dass, fokuslah pada tiga hal: beri tanda koma sebelum Nebensatz, letakkan subjek setelah dass, lalu pindahkan kata kerja yang dikonjugasikan ke akhir. Dengan pola ini, kamu bisa menyampaikan pikiran, pendapat, informasi, dan harapan dengan kalimat yang lebih lengkap.
Yuk, Lebih Percaya Diri Berbahasa Jerman Bersama Cetta German!
Menguasai pola dass akan membuat kalimat bahasa Jermanmu terasa lebih lengkap, lebih natural, dan jauh lebih mudah dipahami. Kamu bukan lagi hanya bisa mengatakan Ich bin müde atau Der Kurs ist interessant, tetapi juga bisa menyampaikan pendapat, harapan, dan informasi dengan lebih jelas.
Di Cetta German, kamu akan belajar tata bahasa lewat penjelasan yang runtut, contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, dan latihan yang membantu pola kalimat terasa lebih otomatis saat digunakan. Jadi, kamu tidak hanya tahu rumusnya, tetapi juga lebih siap memakainya dalam percakapan dan tulisan.
Untuk kamu yang sudah punya basic Jerman, kamu bisa coba berbagai kelas dasar lanjutan dari Cetta German:
- Grundstufe-A2 Reguler: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman yang berisi 4-10 peserta.
- Grundstufe-A2 Private 1on1: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman ekslusif 1on1 bersama tutor dengan jadwal fleksibel
- Grundstufe-A2 Private Group: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman yang berisi 2-4 peserta dengan jadwal fleksibel
Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:
- Grundstufe-A2 Intensif: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman berisi 4-10 peserta dengan 5x meeting per minggu.
- Kelas Bahasa Super Intensif: Program belajar bahasa super intensif A1-B1 ditambah kelas persiapan ujian B1 Goethe-Zertifikat
Selain itu, kamu bisa mengikuti kelas khusus bersama native dari Cetta German yang akan mempertemukanmu dengan penutur asli Jerman!
Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.
*Artikel ini ditulis oleh Asa Desisi Putri tutor Cetta German.