Pernah melihat foto jalanan di Jerman yang dipenuhi salju tebal saat musim dingin atau taman-taman yang penuh bunga warna-warni saat musim semi?
Bagi kita yang tinggal di Indonesia, perubahan cuaca biasanya identik dengan musim hujan dan musim kemarau. Namun, di Jerman dan banyak negara Eropa lainnya, masyarakat mengalami empat musim yang berbeda setiap tahunnya, yaitu musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.
Perubahan musim tersebut tidak hanya memengaruhi suhu udara, tetapi juga aktivitas sehari-hari, pakaian yang dikenakan, hingga topik percakapan yang sering dibahas. Tidak heran jika cuaca menjadi salah satu topik small talk yang paling umum saat berbicara dengan penutur bahasa Jerman.
Misalnya, seseorang mungkin bertanya:
Wie ist das Wetter heute? (Bagaimana cuaca hari ini?)
Untuk dapat menjawab pertanyaan sederhana seperti itu, tentu kamu perlu mengenal kosakata yang berkaitan dengan cuaca dan musim dalam bahasa Jerman.
Karena itulah, memahami topik ini menjadi salah satu langkah penting bagi pemula yang sedang belajar bahasa Jerman. Selain sering muncul dalam percakapan sehari-hari, kosakata cuaca dan musim juga banyak ditemukan dalam buku, berita, maupun media berbahasa Jerman.
Yuk, pelajari kosakata cuaca dan musim dalam bahasa Jerman bersama-sama!
Kosakata Cuaca dalam Bahasa Jerman
Sebelum membahas musim, yuk kenalan dulu dengan kosakata cuaca yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari.
| Bahasa Jerman | Bahasa Indonesia |
| das Wetter | cuaca |
| sonnig | cerah |
| bewölkt | berawan |
| windig | berangin |
| regnerisch | hujan |
| kalt | dingin |
| warm | hangat |
| heiß | panas |
| kühl | sejuk |
| trocken | kering |
| feucht | lembap |
| der Regen | hujan |
| der Wind | angin |
| die Sonne | matahari |
| die Wolke | awan |
| der Schnee | salju |
| das Gewitter | badai petir |
| der Nebel | kabut |
| der Sturm | badai |
| die Temperatur | suhu |
Nama-Nama Musim dalam Bahasa Jerman
Selain kosakata cuaca, kamu juga perlu mengenal nama-nama musim yang sering dibicarakan oleh penutur bahasa Jerman.
| Bahasa Jerman | Bahasa Indonesia |
| der Frühling | musim semi |
| der Sommer | musim panas |
| der Herbst | musim gugur |
| der Winter | musim dingin |
Musim di Jerman dan Indonesia Berbeda
Salah satu hal yang sering membuat pemula bingung adalah perbedaan musim di Indonesia dan Jerman.
Di Indonesia, kita mengenal:
- die Regenzeit (musim hujan)
- die Trockenzeit (musim kemarau)
Sementara itu, Jerman memiliki empat musim, yaitu Frühling (musim semi), Sommer (musim panas), Herbst (musim gugur), dan Winter (musim dingin).
Karena itu, ketika berbicara dengan orang Jerman, kamu akan lebih sering mendengar pembahasan tentang empat musim tersebut dibandingkan musim hujan dan musim kemarau.
Kapan Musim-musim Tersebut Terjadi?
Kalau di Indonesia kita lebih mengenal musim hujan dan musim kemarau, di Jerman terdapat empat musim yang berlangsung pada waktu yang berbeda sepanjang tahun.
| Musim / Jahreszeiten | Periode |
| der Frühling (musim semi) | Maret – Mei |
| der Sommer (musim panas) | Juni – Agustus |
| der Herbst (musim gugur) | September – November |
| der Winter (musim dingin) | Desember – Februari |
Perlu diingat bahwa pembagian musim ini berlaku untuk negara-negara di Belahan Bumi Utara, termasuk Jerman.
Contoh:
Im Sommer ist es oft heiß. (Pada musim panas, cuaca sering panas.)
Im Winter schneit es oft. (Pada musim dingin, sering turun salju.)
Im Frühling blühen viele Blumen. (Pada musim semi, banyak bunga bermekaran.)
Im Herbst fallen die Blätter von den Bäumen. (Pada musim gugur, daun-daun berguguran dari pohon.)
Tips untuk pemula
Saat menghafal kosakata cuaca, cobalah menghubungkannya dengan kondisi cuaca yang sedang kamu lihat setiap hari.
Misalnya, ketika cuaca sedang cerah, coba katakan:
Heute ist es sonnig. (Hari ini cuacanya cerah.)
Atau ketika sedang hujan:
Heute ist es regnerisch. (Hari ini cuacanya hujan.)
Semakin sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, semakin mudah kosakata tersebut diingat.
Cara Membicarakan Cuaca dalam Bahasa Jerman
Kamu bisa menggunakan pola sederhana berikut:
Heute ist es + kondisi cuaca
Contoh:
Heute ist es sonnig. (Hari ini cuacanya cerah.)
Heute ist es kalt. (Hari ini cuacanya dingin.)
Heute ist es windig. (Hari ini cuacanya berangin.)
Heute ist es warm. (Hari ini cuacanya hangat.)
Untuk membicarakan musim, kamu bisa menggunakan pola berikut:
Jetzt ist + musim
Contoh:
Jetzt ist Sommer. (Sekarang sedang musim panas.)
Jetzt ist Winter. (Sekarang sedang musim dingin.)
Jetzt ist Frühling. (Sekarang sedang musim semi.)
Contoh Percakapan
Anna: Wie ist das Wetter heute?
Lukas: Heute ist es sonnig und warm.
Anna: Schön! Magst du den Sommer?
Lukas: Ja, ich mag den Sommer sehr.
Anna: Und welchen Monat magst du am liebsten?
Lukas: Juli. Das Wetter ist oft sehr schön.
Arti
Anna: Bagaimana cuaca hari ini?
Lukas: Hari ini cuacanya cerah dan hangat.
Anna: Menyenangkan! Apakah kamu suka musim panas?
Lukas: Ya, saya sangat menyukai musim panas.
Anna: Dan bulan apa yang paling kamu sukai?
Lukas: Juli. Cuacanya sering sangat bagus.
Kosakata Tambahan
| Bahasa Jerman | Bahasa Indonesia |
| die Regenzeit | musim hujan |
| die Trockenzeit | musim kemarau |
| das Klima | iklim |
| frieren | merasa kedinginan |
| scheinen | bersinar |
| regnen | turun hujan |
| schneien | turun salju |
| draußen | di luar |
| der Himmel | langit |
| das Wochenende | akhir pekan |
Yuk, Coba Praktik Dulu!
Coba buat tiga kalimat tentang cuaca hari ini menggunakan pola berikut:
Heute ist es …
Heute ist es …
Heute ist es …
Latihan Soal
Pilih jawaban yang benar!
1. Apa arti dari der Sommer?
a. musim dingin
b. musim panas
c. musim semi
2. Apa bahasa Jermannya “musim gugur”?
a. der Winter
b. der Frühling
c. der Herbst
3. Apa arti dari sonnig?
a. cerah
b. hujan
c. berawan
4. Apa arti dari der Regen?
a. matahari
b. hujan
c. salju
5. Apa bahasa Jermannya “musim hujan”?
a. die Regenzeit
b. die Trockenzeit
c. das Wetter
Lengkapi kalimat berikut!
6. Heute ist es ______. (cerah)
7. Jetzt ist ______. (musim panas)
8. Der ______ fällt im Winter. (salju)
Susun kata menjadi kalimat yang benar!
9. ist – Heute – sonnig – es
10. Sommer – ist – Jetzt
Kunci Jawaban
1. b
2. c
3. a
4. b
5. a
6. sonnig
7. Sommer
8. Schnee
9. Heute ist es sonnig.
10. Jetzt ist Sommer.
Sekarang kamu sudah mengenal berbagai kosakata cuaca dan musim dalam bahasa Jerman. Kamu juga sudah memahami bahwa sistem musim di Jerman berbeda dengan Indonesia, sehingga ada beberapa kosakata baru yang perlu dipelajari.
Mulailah membiasakan diri menggunakan kosakata tersebut untuk mendeskripsikan cuaca di sekitarmu. Semakin sering digunakan, semakin cepat kamu akan mengingat dan memahaminya.
Saatnya Kamu Belajar Bahasa Jerman di Cetta German!
Topik cuaca merupakan salah satu bahan percakapan yang paling sering digunakan oleh penutur bahasa Jerman. Dengan menguasai kosakata seperti ini, kamu akan lebih mudah memahami percakapan sehari-hari dan lebih percaya diri saat berbicara.
Di Cetta German, kamu akan belajar berbagai kosakata, tata bahasa, dan percakapan secara bertahap sesuai level kemampuanmu. Yuk, lanjutkan perjalanan belajar bahasa Jermanmu bersama Cetta German!
Kalau kamu baru mulai dan belum tahu harus belajar dari mana setelah ini, ceritakan situasimu ke tim Cetta German. Tim Cetta German akan membantu kamu membuatkan plan belajar yang cocok berdasarkan level bahasamu.
Untuk pemula, kamu bisa coba berbagai kelas dasar dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Reguler : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 4-10 peserta.
- Grundstufe-A1 Private 1on1 : Kelas dasar bahasa Jerman ekslusif 1on1 bersama tutor.
- Grundstufe-A1 Private Group : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 2-4 peserta.
Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Intensif : Kelas dasar bahasa Jerman berisi 4-10 peserta dengan 5x meeting per minggu.
- Kelas Bahasa Super Intensif : Program belajar bahasa super intensif A1-B1 ditambah kelas persiapan ujian B1 Goethe-Zertifikat
Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.
*Artikel ini ditulis oleh Asa Desisi Putri tutor Cetta German.