Artikel ini akan membantumu untuk mengenal struktur kalimat dalam bahasa Jerman. Di sini, kamu akan belajar dua struktur kalimat yaitu kalimat pernyataan (Aussagesatz) dan kalimat pertanyaan (W-Frage dan Ja-/Nein-Frage) . Di akhir, kamu juga akan menemukan latihan soal serta rekomendasi kursus bahasa Jerman di Cetta German sesuai dengan level bahasamu!
Pada dasarnya, bahasa Jerman punya struktur kalimat yang sangat sederhana. Kamu hanya perlu memperhatikan letak kata kerja (Verben) dalam kalimat. Nah, kata kerja (Verben) dalam struktur kalimat bahasa Jerman akan selalu berada pada posisi kedua.
Yukkk langsung kita bahas aja!
Kalimat Pernyataan (Aussagesatz)
Kalimat pernyataan atau Aussagesatz adalah kalimat yang berisi informasi atau pendapat dan biasanya kalimat ini diakhiri dengan tanda titik (.). Nah, kalau dalam bahasa Jerman, kamu harus memastikan kata kerja (Verben) dalam struktur kalimat ini berada di posisi kedua. Biar gampang, coba deh lihat rumus sederhana di bawah ini :
[Subjek + Kata Kerja + Objek]
Contoh :
Ich lerne Deutsch. (Aku belajar bahasa Jerman)
- Ich = subjek (Posisi 1)
- lerne = kata kerja (Posisi 2)
- Deutsch = objek (Posisi 3)
Jadi sebenarnya struktur kalimat pernyataan dalam bahasa Jerman ini nggak jauh beda dengan struktur kalimat pernyataan sederhana dalam bahasa Indonesia.
Kalimat Pertanyaan (Fragesatz)
Dalam bahasa Jerman, kalimat pertanyaan atau Fragesatz memiliki 2 jenis yaitu kalimat tanya menggunakan kata tanya (W-Frage) dan kalimat tanya ya/tidak (Ja-/Nein-Frage). Pada kalimat tanya kamu akan menemukan sedikit perubahan struktur kalimat. Yukkk kita bahas satu per satu!
Kalimat Tanya dengan Kata Tanya (W-Frage)
Pada jenis kalimat pertanyaan ini, kamu tetap harus meletakkan kata kerja (Verben) di posisi kedua dan kata tanya di posisi pertama dalam kalimat. Biar nggak bingung, perhatikan rumus simple di bawah ini :
[Kata tanya + Kata kerja + Subjek + Objek?]
Contoh :
Wann lernst du Deutsch? (Kapan kamu belajar bahasa Jerman?)
- wann = kata tanya (Posisi 1)
- lernst = kata kerja (Posisi 2)
- du = subjek (Posisi 3)
- Deutsch = objek (Posisi 4)
Kalimat Tanya Ya/Tidak
Sedangkan kalimat tanya ya/tidak adalah kalimat tanya yang memiliki jawaban “ya/tidak”. Di kalimat tanya ini, kamu tidak membutuhkan kata tanya, sehingga struktur kalimat ini lebih sederhana dan berbeda dengan kalimat tanya sebelumnya. Coba perhatikan rumusnya :
[Kata kerja + Subjek + Objek?]
Contoh :
Lernst du Deutsch? (Apakah kamu belajar bahasa Jerman?)
- Lernst = kata kerja (posisi 1)
- du = subjek (posisi 2)
Deutsch = objek (posisi 3)
Latihan Soal
Sekarang waktunya berlatih. Coba jawab beberapa latihan soal di bawah ini :
1. Manakah struktur kalimat pernyataan (Aussagesatz) yang benar?
a. Spreche ich Deutsch.
b. Deutsch ich spreche.
c. Ich spreche Deutsch.
2. Manakah struktur kalimat tanya dengan kata tanya (W-Frage) yang benar?
a. Woher kommst du?
b. Woher du kommst?
c. Du kommst woher?
3. Manakah struktur kalimat tanya “ya/tidak” (Ja-/Nein-Frage) yang benar?
a. Wohnst in Surabaya du?
b. Du wohnst in Surabaya?
c. Wohnst du in Surabaya?
4. Manakah struktur kalimat yang tepat?
a. Wo spielst du Basketball?
b. Basketball du spielt.
c. Spielst Basketball du?
5. “Ich lese ein Buch” merupakan contoh kalimat?
a. Kalimat Tanya “ya/tidak”
b. Kalimat pernyataan
c. Kalimat tanya dengan kata tanya
Urutkan kalimat berikut sesuai dengan struktur kalimat pada bahasa Jerman:
Kalimat Pernyataan (Aussagesatz)
6. Lese – das Buch – ich
7. Wir – ins Restaurant – gehen
Kalimat Pertanyaan (W-Frage dan Ja-/Nein-Frage)
8. Wann – du – nach Indonesien – kommst – ?
9. Sie – das Buch – kaufen – wo – ?
10. Ihr – aus Berlin – kommt – ?
Kunci jawaban
- C
- A
- C
- A
- B
- Ich lese das Buch.
- Wir gehen ins Restaurant.
- Wann kommst du nach Indonesien?
- Wo kaufen Sie das Buch?
- Kommt ihr aus Berlin?
Sekarang kamu udah berkenalan dan belajar sedikit tentang struktur berbagai kalimat dalam bahasa Jerman. Pengetahuanmu tentang struktur kalimat ini bisa membantu untuk lebih mudah membuat kalimat sederhana dalam bahasa Jerman. Pastinya akan berguna banget dalam percakapan sederhana sehari-hari juga. Terus berlatih dan gunakan pengetahuan yang kamu dapat supaya tidak lupa dan makin jago berbahasa Jerman!
Tahu Strukturnya, Tapi Bisa Susun Kalimat Tanpa Jeda Panjang?
Pola kalimat pernyataan dan pertanyaan dalam bahasa Jerman punya aturan urutan kata yang cukup ketat. Di atas kertas bisa dipahami, tapi dalam percakapan nyata kamu harus menyusun kalimat yang benar sambil tetap mengikuti alur pembicaraan.
Di kelas Cetta German, struktur kalimat seperti ini dilatih lewat percakapan dua arah dengan tutor, supaya pola yang benar keluar secara otomatis, bukan hasil berpikir ulang di tengah kalimat.
Untuk pemula, kamu bisa coba berbagai kelas dasar dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Reguler : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 4-10 peserta.
- Grundstufe-A1 Private 1on1 : Kelas dasar bahasa Jerman ekslusif 1on1 bersama tutor.
- Grundstufe-A1 Private Group : Kelas dasar bahasa Jerman yang berisi 2-4 peserta.
Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:
- Grundstufe-A1 Intensif : Kelas dasar bahasa Jerman berisi 4-10 peserta dengan 5x meeting per minggu.
- Kelas Bahasa Super Intensif : Program belajar bahasa super intensif A1-B1 ditambah kelas persiapan ujian B1 Goethe-Zertifikat
Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.
*Artikel ini ditulis oleh Rindang Faricha tutor Cetta German.