Tata Bahasa Jerman A2: Cara Menggunakan Konjungsi Kalimat “Deshalb” dan “Trotzdem”

Daftar Isi

Pada artikel ini kamu akan berkenalan tentang salah satu kata penghubung antar kalimat dalam bahasa Jerman. Kamu akan belajar tentang fungsi dan cara menggunakannya dalam sebuah kalimat. Selain itu, kamu juga akan menemukan beberapa contoh penggunaan kata hubung “deshalb” dan “trotzdem” dalam kalimat. Di akhir artikel terdapat juga beberapa latihan soal dan rekomendasi kursus bahasa Jerman sesuai dengan levelmu!

Sebelum kita kenalan dengan “deshalb” dan “trotzdem” lebih jauh, kita perlu tahu dulu apa itu Konjunktionaladverbien atau kata hubung adverbia. Secara general Konjunktionaladverbien adalah kata yang berfungsi sebagai penghubung antara dua kalimat. Nah, dalam artikel ini, kamu akan belajar tentang dua Konjunktionaladverbien pada bahasa Jerman yaitu “deshalb” dan “trotzdem”.

Yukkk langsung kita bahas aja!!

Penggunaan “deshalb” pada Sebuah Kalimat

Dalam bahasa Indonesia, “deshalb” bisa kita pahami sebagai “oleh karena itu” dan digunakan untuk menyatakan akibat dari sebuah peristiwa. Dalam bahasa Jerman, deshalb digunakan untuk menghubungkan antara kalimat satu dengan lainnya. Namun dalam struktur kalimatnya, deshalb punya struktur yang berbeda dengan kata hubung lainnya. Untuk menggunakannya kamu bisa gunakan rumus sederhana berikut : [Kalimat 1, deshalb + Verben + Subjekt + ….]

Dari struktur tersebut bisa diketahui bahwa : 

  • Kalimat 1 : penyebab
  • Kalimat 2 : akibat 

Biar makin lengkap, kamu bisa perhatikan contoh berikut : 

  • Kalimat 1 (Penyebab) : Ich habe morgen eine Prüfung. (Besok aku punya ujian)
  • Kalimat 2 (Akibat) : Ich lerne heute den ganzen Abend.  (Hari ini aku belajar sepanjang malam)

Kedua kalimat tersebut bisa kita gabung dengan menggunakan kata hubung “deshalb” dan menjadi satu kalimat seperti berikut : 

Ich habe morgen eine Prüfung, deshalb lerne ich heute den ganzen Abend. 
(Besok aku punya ujian, oleh karena itu hari ini aku belajar sepanjang malam)

Contoh Penggunaan “deshalb” pada Sebuah Kalimat

Biar makin lengkap, kamu bisa lihat beberapa contoh penggunaan “deshalb” pada kalimat-kalimat berikut : 

  • Es ist schon spät, deshalb müssen wir nach Hause fahren.
    (Ini sudah larut malam, oleh karena itu kami harus pulang ke rumah)
  • Mein Handy hat keinen Akku mehr, deshalb kann ich dich nicht anrufen. 
    (Handphone ku tidak ada baterai lagi, oleh karena itu aku tidak bisa menelponmu)
  • Ich habe meine Hausaufgaben vergessen, deshalb bekomme ich eine schlechte Note. 
    (Aku lupa mengerjakan tugas, oleh karena itu aku mendapatkan nilai yang jelek)
  • Der Computer funktioniert nicht, deshalb kann ich nicht arbeiten. 
    (Komputernya tidak berfungsi, oleh karena itu aku tidak bisa bekerja)
  • Der Zug hat Verspätung. Deshalb warten wir noch zehn Minuten. 
    (Keretanya terlambat, oleh karena itu kamu menunggu 10 menit lagi)

Penggunaan “trotzdem” pada Sebuah Kalimat

Setelah belajar kata hubung “deshalb”, sekarang saatnya kamu mengenal kata hubung “trotzdem”. Dalam bahasa Indonesia, “trotzdem” memiliki arti “meskipun demikian” dan berfungsi menghubungkan dua kalimat yang memiliki hubungan kontras. Penggunaan kata hubung ini mirip dengan “deshalb”, kamu perlu menambahkan Verben atau kata kerja tepat setelah kata “trotzdem”. Untuk memudahkanmu mengingat, kamu bisa gunakan rumus sederhana berikut : [Kalimat 1, trotzdem+ Verben + Subjekt + ….]

Untuk membuat sebuah kalimat, kamu bisa gunakan 2 kalimat utama yang memiliki makna saling bertentangan. Sebagai contoh kamu bisa perhatikan kalimat berikut : 

  • Kalimat 1 : Ich habe wenig gelernt. (Aku sedikit belajar)
  • Kalimat 2 : Ich habe die Prüfung bestanden. (Aku lulus ujian)

Kedua kalimat tersebut bisa kita gabung dengan menggunakan kata hubung “trotzdem” dan menjadi satu kalimat seperti berikut : 

Ich habe wenig gelernt, trotzdem habe ich die Prüfung bestanden. (Aku belajar sedikit, meskipun demikian aku tetap lulus ujian)

Contoh Penggunaan “trotzdem” pada Sebuah Kalimat

Supaya contoh makin beragam, kamu bisa perhatikan beberapa contoh penggunaan “trotzdem” pada kalimat-kalimat berikut : 

  • Ich habe kein Geld. Trotzdem kaufe ich ein neues Handy. 
    (Aku tidak punya uang, meskipun demikian aku tetap membeli sebuah HP baru.)
  • Der Lehrer spricht sehr schnell. Trotzdem verstehe ich alles.
    (Guru itu berbicara sangat cepat, meskipun demikian aku mengerti semuanya.)
  • Ich habe wenig Erfahrung. Trotzdem bekomme ich den Job.
    (Aku punya sedikit pengalaman, meskipun demikian aku tetap mendapatkan pekerjaan itu.)
  • Es ist sehr kalt. Trotzdem trägt er nur ein T-Shirt.
    (Cuacanya sangat dingin. Namun dia hanya memakai kaos.)
  • Das Hotel ist teuer. Trotzdem buchen wir dort ein Zimmer.
    (Hotel itu mahal, meskipun demikian kami tetap memesan kamar di sana.)

Setelah belajar banyak, sekarang waktunya kamu mencoba mengerjakan beberapa latihan soal berikut.

Lengkapi soal-soal berikut dengan kata hubung yang tepat!

1. Ich bin krank, ______ gehe ich zur Schule.
2. Ich habe keine Hausaufgaben gemacht, ____________ gehe ich entspannt zur Schule.
3. Der Film ist langweilig, ________ sehe ich ihn bis zum Ende. 
4. Es schneit, ______ fahren die Autos langsam.
5. Er hat kein Geld, ______ kauft er ein neues Auto.
6. Ich habe Hunger, ______ mache ich etwas zu essen.
7. Das Wetter ist schlecht, ______ spielen die Kinder draußen.
8. Sie hat viel gearbeitet, ______ bekommt sie eine Beförderung.
9. Der Bus hat Verspätung, ______ komme ich zu spät.
10. Ich bin sehr müde, ______ arbeite ich weiter.

Kunci jawaban : 

1. trotzdem
2. deshalb
3. trotzdem 
4. deshalb
5. trotzdem
6. deshalb
7. trotzdem
8. deshalb
9. deshalb
10. trotzdem

Setelah belajar tata bahasa ini, kamu akan semakin terampil membuat kalimat dalam bahasa Jerman dengan lebih kompleks dan beragam.  Belajar terus agar kamu semakin terampil menggunakan bahasa Jerman!

Pengen Jago Bahasa Jerman Tapi Bingung Mulai Darimana?

Banyak pelajar A2 yang mengandalkan “aber” untuk hampir semua kalimat kontras karena belum terbiasa pakai trotzdem dengan tepat. Hasilnya kalimat terdengar benar secara teknis tapi kurang sophisticated. Kalau kamu ingin bahasa Jermanmu terdengar seperti lebih dari sekadar pemula, menguasai konjungsi seperti deshalb dan trotzdem adalah salah satu langkah paling cepat untuk sampai ke sana. Di Cetta German, detail seperti ini dilatih secara konsisten dari level A2.

Untuk kamu yang sudah punya basic Jerman, kamu bisa coba berbagai kelas dasar lanjutan dari Cetta German:

Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:


Selain itu, kamu bisa mengikuti kelas khusus bersama native dari Cetta German yang akan mempertemukanmu dengan penutur asli Jerman!

Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.

*Artikel ini ditulis oleh Rindang Faricha tutor Cetta German.
Daftar Isi
Artikel Terbaru
Tata Bahasa Jerman A2 Konjunktiv II Dasar untuk Permintaan yang Sopan
Tata Bahasa Jerman A2: Konjunktiv II Dasar untuk Permintaan yang Sopan

Apakah kalian pernah ingin memesan kopi dengan mengatakan…

Kosakata A2 Kosakata Liburan dan Wisata
Kosakata Bahasa Jerman A2: Liburan dan Wisata dalam Bahasa Jerman

Mau bilang “Aku liburan minggu depan”, “Kami menginap…

Tata Bahasa Jerman A2: Perfekt dan Partizip II dengan haben dan sein, Apa Bedanya?

Saat mulai menceritakan kegiatan yang sudah terjadi, bentuk…