Saat mulai menceritakan kegiatan yang sudah terjadi, bentuk kalimat bahasa Jerman ikut berubah. Kalimat Ich lerne Deutsch berarti “Saya belajar bahasa Jerman”. Namun, ketika kegiatannya sudah selesai, kalimatnya menjadi Ich habe Deutsch gelernt.
Lalu, kenapa pada kalimat lain kita justru menemukan sein, seperti pada Ich bin nach Hause gegangen?
Keduanya sama-sama menggunakan bentuk Perfekt, tetapi kata kerja bantunya berbeda. Ada kata kerja yang memakai haben, ada yang memakai sein, sedangkan kata kerja utamanya berubah menjadi Partizip II.
Biar nggak terus menebak-nebak, yuk kita bedakan ketiganya pelan-pelan.
Apa Itu Perfekt?
Perfekt adalah bentuk lampau yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Bentuk ini dipakai untuk menceritakan kegiatan atau kejadian yang sudah berlangsung.
Perfekt dibentuk dengan pola:
Subjek + haben/sein + keterangan + Partizip II
Contoh:
Ich habe gestern gearbeitet. (Saya bekerja kemarin.)
Wir sind nach Berlin gefahren. (Kami pergi ke Berlin.)
Pada kalimat pertama, habe berfungsi sebagai kata kerja bantu, sedangkan gearbeitet adalah Partizip II. Pada kalimat kedua, kata kerja bantunya adalah sind dan Partizip II-nya adalah gefahren.
Jadi, Perfekt adalah bentuk kalimatnya, sedangkan Partizip II adalah bentuk kata kerja yang digunakan di dalamnya.
Apa Itu Partizip II?
Partizip II adalah kata kerja lampau yang berada di akhir kalimat Perfekt.
| Infinitiv | Partizip II | Arti |
| machen | gemacht | melakukan |
| lernen | gelernt | belajar |
| arbeiten | gearbeitet | bekerja |
| kaufen | gekauft | membeli |
| sehen | gesehen | melihat |
| schreiben | geschrieben | menulis |
| gehen | gegangen | pergi |
| fahren | gefahren | pergi/berkendara |
| kommen | gekommen | datang |
Untuk kata kerja beraturan, pola dasarnya adalah:
ge + Verbstamm + t
Contohnya, machen menjadi gemacht dan lernen menjadi gelernt.
Jika bentuk dasar kata kerja berakhir dengan -t atau -d, biasanya ditambahkan -et agar lebih mudah diucapkan. Contohnya:
- arbeiten: gearbeitet
- reden: geredet
Kata kerja tidak beraturan tidak selalu mengikuti pola tersebut, sehingga bentuknya perlu dipelajari satu per satu, misalnya sehen, menjadi gesehen, schreiben, menjadi geschrieben, dan gehen, menjadi gegangen.
Kata kerja yang berakhiran -ieren tidak menggunakan awalan ge-.
- studieren: studiert
- telefonieren: telefoniert
Hal yang sama berlaku untuk kata kerja dengan awalan yang tidak dapat dipisahkan, seperti be-, ver-, er-, dan ent-.
- besuchen: besucht
- verkaufen: verkauft
- erzählen: erzählt
Sementara itu, pada kata kerja yang dapat dipisahkan, ge- biasanya diletakkan di antara awalan dan kata kerjanya.
- einkaufen: eingekauft
- aufstehen: aufgestanden
Kapan Menggunakan haben?
Sebagian besar kata kerja dalam Perfekt menggunakan haben. Kata kerja ini biasanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari, terutama yang memiliki objek langsung.
| Infinitiv | Perfekt |
| lernen | hat gelernt |
| machen | hat gemacht |
| kaufen | hat gekauft |
| lesen | hat gelesen |
| schreiben | hat geschrieben |
| essen | hat gegessen |
| trinken | hat getrunken |
| arbeiten | hat gearbeitet |
Contoh:
Ich habe meine Hausaufgaben gemacht. (Saya sudah mengerjakan pekerjaan rumah.)
Sie hat einen neuen Laptop gekauft. (Dia sudah membeli laptop baru.)
Wir haben gestern lange gearbeitet (Kami bekerja lama kemarin.)
Perhatikan bahwa haben dikonjugasikan sesuai subjek, sedangkan Partizip II tetap berada di akhir.
Kapan Menggunakan sein?
Sein biasanya digunakan dengan kata kerja yang menunjukkan perpindahan dari satu tempat ke tempat lain atau perubahan keadaan tanpa objek langsung.
| Infinitiv | Perfekt | Arti |
| gehen | ist gegangen | pergi |
| kommen | ist gekommen | datang |
| fahren | ist gefahren | pergi/berkendara |
| fliegen | ist geflogen | terbang |
| aufstehen | ist aufgestanden | bangun |
| einschlafen | ist eingeschlafen | tertidur |
| werden | ist geworden | menjadi |
| bleiben | ist geblieben | tetap/tinggal |
| passieren | ist passiert | terjadi |
Contoh:
- Er ist früh aufgestanden. (Dia bangun pagi.)
- Meine Eltern sind nach Deutschland geflogen (Orang tua saya terbang ke Jerman.)
- Das Kind ist schnell eingeschlafen. (Anak itu tertidur dengan cepat.)
- Wir sind zu Hause geblieben (Kami tetap berada di rumah.)
Meskipun bleiben dan passieren tidak menunjukkan perpindahan, kata kerja ini tetap menggunakan sein. Karena itu, beberapa bentuk memang lebih mudah diingat sebagai satu pasangan.
Posisi Kata dalam Kalimat Perfekt
Dalam kalimat berita, haben atau sein berada di posisi kedua, sedangkan Partizip II berada di akhir.
- Ich habe gestern einen Film gesehen. (Saya menonton film kemarin.)
- Sie ist am Montag nach Hamburg gefahren. (Dia pergi ke Hamburg pada hari Senin.)
Dalam kalimat tanya Ja / Nein Frage, haben atau sein berada di awal:
- Hast du die E-Mail geschrieben? (Apakah kamu sudah menulis emailnya?)
- Bist du mit dem Bus gekommen? (Apakah kamu datang dengan bus?)
Contoh Percakapan
Nina: Was hast du am Wochenende gemacht?
Lukas: Ich bin nach Köln gefahren.
Nina: Bist du allein gefahren?
Lukas: Nein, ich bin mit meiner Schwester gefahren. Wir haben dort einen Freund besucht.
Nina: Habt ihr auch den Kölner Dom gesehen?
Lukas: Ja, natürlich. Wir haben viele Fotos gemacht.
Arti
Nina: Apa yang kamu lakukan pada akhir pekan?
Lukas: Saya pergi ke Köln.
Nina: Apakah kamu pergi sendirian?
Lukas: Tidak, saya pergi bersama saudara perempuan saya. Kami mengunjungi seorang teman di sana.
Nina: Apakah kalian juga melihat Katedral Köln?
Lukas: Ya, tentu. Kami mengambil banyak foto.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Jangan menggunakan verben dalam bentuk Präsens di akhir kalimat Perfekt.
Salah: Ich habe Deutsch lerne.
Benar: Ich habe Deutsch gelernt.
- Jangan salah memilih kata kerja bantu.
Salah: Ich habe nach Hause gegangen.
Benar: Ich bin nach Hause gegangen.
Kata kerja bantu atau haben dan sein juga harus mengikuti subjek.
Salah: Wir ist nach Berlin gefahren.
Benar: Wir sind nach Berlin gefahren.
Latihan Soal
1. Ich ______ gestern meine Hausaufgaben gemacht.
a. bin
b. habe
c. ist
2. Wir ______ nach München gefahren.
a. haben
b. sind
c. seid
3. Bentuk Partizip II dari lernen adalah …
a. gelernt
b. gelernen
c. lernen
4. Bentuk Partizip II dari schreiben adalah …
a. geschreibt
b. geschrieben
c. geschreiben
5. Sie ______ einen neuen Mantel gekauft.
6. Er ist um sieben Uhr ______.
(aufstehen)
7. Ich habe meine Freundin ______.
(besuchen)
8. Susun menjadi kalimat yang benar:
gestern – wir – einen Film – haben – gesehen
Kunci Jawaban
1. b
2. b
3. a
4. b
5. hat
6. aufgestanden
7. besucht
8. Wir haben gestern einen Film gesehen.
Untuk membedakan haben dan sein, ingat bahwa sebagian besar kata kerja menggunakan haben. Sementara itu, kata kerja yang menunjukkan perpindahan tempat atau perubahan keadaan tanpa objek langsung biasanya menggunakan sein. Setelah memilih kata kerja bantu yang tepat, letakkan Partizip II di akhir kalimat.
Yuk, belajar di Cetta German!
Perfekt akan jauh lebih mudah dipahami ketika kamu tidak hanya melihat rumusnya, tetapi juga sering memakainya untuk menceritakan kegiatan sehari-hari. Mulai dari apa yang kamu lakukan kemarin, tempat yang kamu kunjungi, sampai kegiatan selama akhir pekan.
Di kelas Cetta German, kamu akan berlatih membentuk kalimat Perfekt melalui berbagai situasi nyata sampai pola ich habe gelernt dan ich bin gefahren terasa lebih familiar.
Untuk kamu yang sudah punya basic Jerman, kamu bisa coba berbagai kelas dasar lanjutan dari Cetta German:
- Grundstufe-A2 Reguler: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman yang berisi 4-10 peserta.
- Grundstufe-A2 Private 1on1: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman ekslusif 1on1 bersama tutor dengan jadwal fleksibel
- Grundstufe-A2 Private Group: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman yang berisi 2-4 peserta dengan jadwal fleksibel
Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:
- Grundstufe-A2 Intensif: Kelas dasar lanjutan bahasa Jerman berisi 4-10 peserta dengan 5x meeting per minggu.
- Kelas Bahasa Super Intensif: Program belajar bahasa super intensif A1-B1 ditambah kelas persiapan ujian B1 Goethe-Zertifikat
Selain itu, kamu bisa mengikuti kelas khusus bersama native dari Cetta German yang akan mempertemukanmu dengan penutur asli Jerman!
Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.
*Artikel ini ditulis oleh Asa Desisi Putri tutor Cetta German.