Pajak Penghasilan (Lohnsteuer) Azubi Jerman, Ini Besaran dan Aturannya

Cover Pajak Penghasilan (Lohnsteuer) Azubi Jerman, Ini Besaran dan Aturannya
Daftar Isi

Banyak Azubi atau peserta Ausbildung kaget ketika menerima gaji kerja di Jerman pertama karena belum memahami pajak penghasilan Azubi Jerman. Perusahaan memotong pajak dan iuran jaminan sosial dari gaji kotor bulanan, sehingga jumlah yang masuk rekening lebih kecil daripada perkiraan.

Sebelum berangkat, kamu perlu memahami pajak penghasilan Azubi Jerman agar bisa memperkirakan pendapatan bersih dan menyusun anggaran selama tinggal di sana. Yuk, simak penjelasan tentang jenis potongan, kelas pajak, perhitungan gaji, hingga cara mengajukan pengembalian pajak berikut!

Apa Itu Pajak Penghasilan (Lohnsteuer)?

Mengutip dari Kementerian Keuangan Jerman, lohnsteuer adalah pajak penghasilan yang dipotong langsung dari gaji karyawan oleh perusahaan, lalu disetorkan kepada kantor pajak (Finanzamt). Pajak ini merupakan bagian dari pajak penghasilan (Einkommensteuer), bukan pungutan terpisah. Penjelasan tersebut juga tersedia di situs.

Dalam konteks pajak penghasilan Azubi Jerman, penghasilan dari pelatihan kerja (Ausbildungsvergütung) termasuk penghasilan yang dapat dikenai pajak. Namun, bukan berarti semua Azubi pasti membayar lohnsteuer setiap bulan. Besarnya potongan bergantung pada penghasilan dan kondisi perpajakan masing-masing.

Pada 2026, batas penghasilan dasar bebas pajak (Grundfreibetrag) untuk individu mencapai €12.348 per tahun. Perhitungan pajak juga mempertimbangkan pengurangan tertentu, termasuk tunjangan biaya pekerjaan. Karena itu, peserta dengan penghasilan relatif rendah biasanya tidak membayar atau hanya membayar sedikit pajak penghasilan Azubi Jerman.

Memahami pajak menjadi salah satu hal penting bagi pekerja di Jerman, terutama saat kamu mulai mengatur penghasilan bulanan. Jangan menyamakan pajak dengan seluruh potongan gaji karena ada iuran lain yang memiliki fungsi berbeda.

Komponen Potongan Gaji Lainnya

Selain pajak penghasilan Azubi Jerman, gaji peserta Ausbildung juga dapat berkurang karena beberapa potongan lainnya. Menurut informasi Pemerintahan Jerman, perusahaan biasanya memotong iuran wajib dari gaji kotor dan menanggung sebagian kontribusinya. Berikut komponen yang perlu kamu pahami.

1. Krankenversicherung

Krankenversicherung adalah asuransi kesehatan wajib yang membantu membiayai layanan medis sesuai ketentuan asuransi. Iurannya menjadi salah satu potongan gaji Azubi. Besar kontribusi dapat berbeda berdasarkan penyedia asuransi dan ketentuan yang berlaku.

2. Pflegeversicherung

Pflegeversicherung merupakan asuransi perawatan jangka panjang yang memberikan perlindungan ketika seseorang membutuhkan bantuan perawatan. Iuran ini berbeda dari asuransi kesehatan, meskipun keduanya termasuk sistem jaminan sosial. Besarnya dapat dipengaruhi oleh kondisi pribadi tertentu.

3. Rentenversicherung

Rentenversicherung adalah asuransi pensiun yang membantu menyediakan penghasilan ketika seseorang memasuki masa pensiun. Iuran ini juga membangun hak perlindungan pensiun berdasarkan ketentuan yang berlaku.

4. Arbeitslosenversicherung

Arbeitslosenversicherung merupakan asuransi pengangguran yang dapat memberikan dukungan finansial ketika seseorang kehilangan pekerjaa. Kontribusinya dipotong dari gaji kotor bersama iuran jaminan sosial lainnya.

5. Solidaritätszuschlag dan Kirchensteuer

Solidaritätszuschlag atau pajak solidaritas merupakan pungutan tambahan atas pajak tertentu, tetapi banyak pekerja berpenghasilan rendah tidak perlu membayarnya. Sementara itu, Kirchensteuer atau pajak gereja berlaku bagi anggota komunitas keagamaan tertentu yang memungut pajak tersebut.

Perlu diingat, semua komponen itu tidak selalu muncul sebagai potongan dengan nominal yang sama pada setiap slip gaji. Besaran akhirnya bergantung pada penghasilan, status asuransi, kondisi pribadi, serta aturan yang berlaku. 

Kelas Pajak (Steuerklasse) dan Pengaruhnya terhadap Potongan

Kelas pajak (Steuerklasse) menentukan cara perusahaan menghitung potongan pajak penghasilan Azubi Jerman dari gaji bulanan. Setiap kelas memiliki ketentuan berbeda yang memengaruhi besaran potongan pajak.

1. Steuerklasse I

Steuerklasse I umumnya berlaku bagi pekerja lajang, bercerai, atau yang tidak memenuhi persyaratan kelas lainnya. Azubi yang belum menikah dan hanya memiliki satu pekerjaan biasanya masuk kelas ini. Besaran pajaknya tetap bergantung pada penghasilan kena pajak.

Kelas ini memperhitungkan Grundfreibetrag, yaitu batas dasar penghasilan bebas pajak sebesar €12.348 per tahun pada 2026. Angka tersebut bukan batas gaji kotor, melainkan penghasilan kena pajak. Karena itu, peserta bergaji rendah bisa tidak membayar pajak penghasilan Azubi Jerman.

2. Steuerklasse II

Steuerklasse II berlaku bagi orang tua tunggal yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh keringanan pajak khusus. Status sebagai orang tua tunggal tidak otomatis membuat seseorang masuk kelas ini karena terdapat ketentuan tambahan yang harus dipenuhi.

Pada 2026, keringanan bagi orang tua tunggal (Entlastungsbetrag für Alleinerziehende) mencapai €4.260 per tahun untuk satu anak yang memenuhi persyaratan. Keringanan ini mengurangi dasar perhitungan pajak sehingga potongan Lohnsteuer dapat lebih rendah.

3. Steuerklasse III

Steuerklasse III berlaku bagi salah satu pasangan menikah yang memilih kombinasi kelas III/V dan umumnya memiliki penghasilan lebih tinggi. Kelas ini memberikan potongan Lohnsteuer bulanan yang relatif lebih rendah sehingga penghasilan bersih yang diterima setiap bulan bisa lebih besar.

Kombinasi III/V biasanya dipertimbangkan ketika penghasilan kedua pasangan berbeda cukup jauh. Jika salah satu pasangan tidak bekerja atau tidak memperoleh penghasilan, kombinasi ini juga dapat menjadi pilihan selama memenuhi persyaratan yang berlaku.

4. Steuerklasse IV

Steuerklasse IV umumnya berlaku bagi pasangan menikah yang sama-sama bekerja dan tidak memilih kombinasi kelas III/V. Kelas ini sering digunakan ketika penghasilan kedua pasangan relatif sebanding, sehingga pemotongan pajak berlangsung secara terpisah berdasarkan penghasilan masing-masing.

Pasangan juga dapat memilih metode IV mit Faktor untuk memperhitungkan perkiraan kewajiban pajak bersama. Metode ini membantu menyesuaikan potongan bulanan agar lebih mendekati kewajiban pajak tahunan pasangan tersebut.

5. Steuerklasse V

Steuerklasse V berlaku bagi pasangan menikah yang pasangannya menggunakan kelas III. Dalam kombinasi ini, kelas V umumnya diterapkan kepada pasangan dengan penghasilan lebih rendah dan memiliki potongan Lohnsteuer bulanan yang relatif lebih besar.

Kombinasi III/V dapat meningkatkan penghasilan bersih bulanan rumah tangga ketika penghasilan pasangan berbeda jauh. Namun, besarnya potongan pajak bulanan tidak menentukan total kewajiban pajak tahunan. Karena itu, pasangan perlu mempertimbangkan penghasilan bersama dan kewajiban pelaporan pajaknya.

6. Steuerklasse VI

Steuerklasse VI umumnya berlaku ketika seseorang memiliki pekerjaan kedua yang memerlukan pemotongan pajak tersendiri. Kelas ini tidak ditentukan berdasarkan status perkawinan, melainkan berdasarkan pekerjaan tambahan yang dikenai pemotongan melalui kelas tersebut.

Dalam perhitungan bulanan, kelas VI tidak memperhitungkan sejumlah keringanan dasar seperti kelas lainnya. Akibatnya, potongan pajak bisa relatif besar.

Cara Menghitung Estimasi Gaji Bersih dari Gaji Kotor Ausbildung

Untuk memperkirakan pajak penghasilan Azubi Jerman, kamu perlu membedakan gaji kotor (Bruttogehalt) dan gaji bersih (Nettogehalt). Gaji kotor adalah nominal sebelum potongan, sedangkan gaji bersih merupakan uang yang akhirnya masuk ke rekeningmu.

Secara sederhana, perhitungannya adalah:

Gaji bersih = gaji kotor − pajak − iuran jaminan sosial − potongan lain yang berlaku

Misalnya, kontrak Ausbildung mencantumkan gaji kotor €1.000 per bulan. Kamu tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa gaji bersihnya pasti €1.000 atau menetapkan satu angka potongan untuk semua Azubi. Hasilnya bergantung pada situasi perpajakan dan asuransimu.

Untuk memperkirakan gaji bersih selama Ausbildung, kamu juga bisa menghitungnya melalui kalkulator pajak resmi Jerman. Masukkan gaji kotor, tahun pajak, kelas pajak (Steuerklasse), status perkawinan, jumlah anak, dan informasi asuransi yang diminta. Hasilnya berupa estimasi pajak, bukan total seluruh potongan gaji.

Setelah mengetahui perkiraan pendapatan bersih, kamu bisa menyusun anggaran untuk biaya hidup di Jerman agar perencanaan keuanganmu lebih realistis.

Cara Klaim Pengembalian Pajak (Steuererklärung) di Akhir Tahun

Melalui Steuererklärung, peserta dapat memeriksa kembali perhitungan pajak penghasilan Azubi Jerman selama satu tahun. Laporan ini membantu kantor pajak menghitung kewajiban berdasarkan penghasilan dan pengeluaran yang sesuai dengan kondisi wajib pajak.

Berikut langkah umum untuk mengajukan laporan pajak.

  1. Siapkan dokumen. Kumpulkan Lohnsteuerbescheinigung atau bukti pajak tahunan dari perusahaan, informasi penghasilan, serta bukti pengeluaran pekerjaan yang relevan.
  2. Periksa kewajiban pelaporan. Pastikan apakah kondisimu mengharuskan pelaporan pajak atau kamu dapat mengajukannya secara sukarela.
  3. Isi laporan pajak. Kamu dapat menggunakan portal resmi ELSTER untuk menyampaikan laporan secara elektronik.
  4. Kirim dan tunggu hasilnya. Kantor pajak akan memeriksa laporan lalu menerbitkan keputusan pajak (Steuerbescheid) yang menjelaskan apakah kamu memperoleh pengembalian atau harus membayar kekurangan.

Jika pengajuan dilakukan secara sukarela, pekerja umumnya memiliki waktu hingga empat tahun setelah akhir tahun pajak terkait. Meski demikian, batas waktu dan kewajiban pelaporan dapat berbeda sesuai kondisi. 

Baca juga panduan kerja di Jerman untuk memahami hal lain yang perlu dipersiapkan selama bekerja.

Sudah Paham Pajak untuk Azubi? Matangkan Persiapan Ausbildung Bersama Cetta German! 

Memahami pajak penghasilan Azubi Jerman sejak awal membantumu memperkirakan gaji bersih, memahami potongan bulanan, dan merencanakan pengeluaran selama mengikuti Ausbildung. Selain urusan keuangan, mengetahui level bahasa Ausbildung juga penting untuk mengukur kemampuan bahasamu.

Melalui kelas Ausbildung Preparation dari Cetta German, kamu bisa mempersiapkan beberapa kebutuhan sebelum mendaftar program Ausbildung, mulai dari bahasa hingga proses pendaftaran. Program ini mencakup:

  • Persiapan bahasa Jerman untuk mendukung proses Ausbildung.
  • Latihan menghadapi interview.
  • Panduan menulis CV sesuai kebutuhan lamaran.
  • Bimbingan proses pendaftaran Ausbildung ke Jerman.
  • Pembelajaran interaktif dengan latihan praktis dan aktivitas yang relevan.

Masih bingung menentukan langkah awal persiapanmu? Coba konsultasi gratis bersama tim Cetta German untuk mendiskusikan kebutuhan belajarmu dan mengenal program yang sesuai dengan tujuanmu.

Daftar Isi
Artikel Terbaru
Cover Cara Membuka Rekening Bank Girokonto di Jerman untuk AzubI
Cara Membuka Rekening Bank (Girokonto) di Jerman untuk Azubi

Cara buka girokonto (rekening bank) Jerman menjadi salah…

Cover Cara Daftar FSJ Jerman dari Indonesia hingga Dapat Kontrak
Cara Daftar FSJ Jerman dari Indonesia hingga Dapat Kontrak

Cara daftar FSJ Jerman perlu kamu pahami sejak…

Kosakata A2 Kosakata Cara Membuat Janji dalam Bahasa Jerman
Kosakata Bahasa Jerman A2: Cara Membuat Janji dalam Bahasa Jerman

“Kamis jam tiga bisa?” “Nggak. Jumat sore?” “Sudah…