Tata Bahasa Jerman A2: Penggunaan Interrogativartikel “Was für …”

Tata Bahasa Jerman A2 Penggunaan Interrogativartikel “Was für …”
Daftar Isi

Di artikel ini kamu akan belajar lagi tentang Interrogativartikel yang sudah pernah kamu kenal sebelumnya pada level A1. Tapi pada level A2 ini kamu akan berkenalan dengan bentuk baru dari Interrogativartikel. Kamu juga akan belajar bagaimana cara menggunakannya pada sebuah kalimat beserta contoh penggunaannya. Di akhir artikel kamu akan menemukan latihan soal yang bisa kamu gunakan untuk menguji seberapa paham kamu terhadap materi yang baru aja kamu pelajari. 

Sebelum kita lebih jauh, yuk kita ingat-ingat dulu apa sih Interrogativartikel itu?

Interrogativartikel adalah sebuah kata tanya yang berada di depan kata benda dan berfungsi untuk menanyakan informasi seperti pilihan atau sesuatu tentang benda tersebut secara spesifik. Kalau di level A1 kamu pernah belajar tentang Interrogativartikel “Welch-”, sekarang kamu akan mengenal bentuk baru dari Interrogativartikel yaitu “Was für”.

Interrogativartikel “Was für” 

Dalam bahasa Indonesia, “Was für” memiliki arti “seperti apa”, “jenis apa” dan “macam apa” sehingga Interrogativartikel satu ini berfungsi untuk menanyakan jenis, tipe, atau karakteristik seseorang atau sesuatu secara lebih spesifik. Untuk menggunakannya kamu bisa pakai rumus sederhana berikut :

[Was für + Unbestimmter Artikel + Nomen + Verben + ….?]

Selain itu, kamu juga perlu memperhatikan kasus pada setiap Nomen. Untuk memudahkan kamu mengingat, perhatikan tabel berikut : 

derdie dasdie (pl)
Nominativwas für einwas für einewas für einwas für –
Akkusativwas für einenwas für einewas für einwas für –
Dativwas für einemwas für einerwas für einemwas für – 

Pada plural, kamu tidak perlu menambahkan Artikel karena Unbestimmter Artikel tidak memiliki bentuk plural. Kamu bisa langsung menyebutkan kata “was für” dan langsung diikuti dengan Nomen dalam bentuk plural. 

Contoh Penggunaan “Was für” pada Kalimat 

Supaya lebih lengkap, kamu bisa perhatikan beberapa contoh penggunaan “was für” pada sebuah kalimat. 

Singular : 

Nominativ 

  • Was für ein Film ist das? (Film seperti apa itu?)
  • Was für eine Tasche ist das? (Tas seperti apa itu?)
  • Was für ein Buch gefällt dir? (Buku seperti apa yang kamu sukai?)

Akkusativ

  • Was für einen Beruf möchtest du später haben? (Pekerjaan seperti apa yang ingin kamu miliki nanti?)
  • Was für Musik hörst du? (Musik seperti apa yang kamu dengarkan?)
  • Was für ein Hotel suchen Sie? (Hotel seperti apa yang Anda cari?)

Dativ

  • Nach was für einem Film gehst du nach Hause? (Setelah film seperti apa kamu pulang ke rumah?)
  • Bei was für einer Firma möchtest du arbeiten? (Di perusahaan seperti apa kamu ingin bekerja?)
  • Mit was für einem Buch lernst du Deutsch? (Dengan buku seperti apa kamu belajar bahasa Jerman?)

Pada kasus Dativ, penggunaan Interrogativartikel “was für” seringkali diawali dengan Präpositionen mit Dativ seperti “bei”, “mit”, “von”, “nach” dan lain sebagainya. 

Sekarang perhatikan penggunaan Interrogativartikel “was für” pada bentuk plural berikut : 

  • Was für Autos sind in Deutschland sehr beliebt? (Mobil-mobil jenis apa yang sangat populer di Jerman?)
  • Was für Sprachen sind schwer zu lernen? (Bahasa-bahasa macam apa yang sulit untuk dipelajari?)
  • Was für Geschenke möchtest du bekommen? (Hadiah-hadiah seperti apa yang ingin kamu dapatkan?)
  • Was für Länder möchtest du besuchen? (Negara-negara seperti apa yang ingin kamu kunjungi?)
  • Mit was für Kollegen arbeitest du zusammen? (Dengan rekan-rekan seperti apa kamu bekerja bersama?)

Sekarang mari kita bahas perbedaan antara Interrogativartikel “was für” dan “welch-”. Sebelum lanjut, coba kita ingat-ingat lagi Interrogativartikel “Welch-”.

Interrogativartikel “Welch-”

Dalam bahasa Indonesia, “Welch-” punya arti “yang mana” sehingga seringkali dipakai untuk memilih satu benda atau orang dari beberapa pilihan yang sudah diketahui. Bentuk “Welch-” juga akan langsung berubah mengikuti Artikel benda dan kasus pada kalimat. Biar nggak bingung, kamu bisa perhatikan contoh berikut : 

  • Nominativ : Welcher Film gefällt dir am besten? (Film mana yang paling kamu suka?)
  • Akkusativ : Welchen Film hast du gesehen? (Film mana yang sudah kamu tonton?)
  • Dativ : Mit welchem Film beginnt das Festival? (Dengan film yang mana festival itu dimulai?)

Nah, untuk menjawab pertanyaan dari Interrogativartikel “Welch-” ini, kamu perlu menggunakan demonstrativartikel seperti yang udah kamu pelajari di A1. 

Untuk memudahkanmu mengingat dan menggunakan kedua Interrogativartikel ini, kamu bisa lihat tabel perbedaan di bawah ini : 

Welch-Was für
Artiyang manaseperti apajenis apamacam apa
FungsiDipakai untuk menentukan sebuah pilihan antara satu hal dengan lainnya.Dipakai untuk menanyakan informasi secara spesifik terhadap jenis atau karakteristik sesuatu. 
ContohA : Welchen Pullover kaufst du? B : Ich kaufe diesen Pullover.A : Was für Essen kochst du gern?B : Ich koche gern italienisches Essen. 

Setelah kenalan dan belajar penggunaan “was für” serta perbedaan antara “was für” dan “welch-”, sekarang waktunya kamu melatih pemahamanmu terhadap tata bahasa Interrogativartikel “was für” pada latihan soal berikut. 

Isilah kalimat rumpang berikut dengan Interrogativartikel “was für” dengan bentuk yang tepat!

1. ________ Lehrerin unterrichtet Deutsch? 
2. ________ Pizza möchtest du bestellen? 
3. Bei ________ Hotel übernachtest du? 
4. __________ Getränk trinkst du am Morgen? 
5. Mit ________ Filmen beschäftigst du dich? 
6. ____________ Laptop brauchst du für die Arbeit? 
7. Aus ____________ Ländern kommen die Touristen? 
8. ____________ Museum möchtest du besuchen?
9. Mit _________ Kindern spielst du? 
10. ____________ Kleidung trägst du im Winter? 

Kunci jawaban

1. Was für eine
2. Was für eine
3. Was für einem
4. Was für ein
5. Was für –
6. Was für einen
7. Was für 
8. Was für ein
9. Was für 
10. Was für 

Bagus! Kamu sudah belajar tentang penggunaan Interrogativartikel “was für”. Sekarang kamu bisa menanyakan sesuatu secara detail dan spesifik dengan menggunakan tata bahasa ini. Gunakan dalam percakapan sehari-hari agar makin terbiasa dan jago dalam menggunakan tata bahasa ini. Perbanyak latihan dan upgrade terus skill bahasa Jermanmu!

Sering Dengar “Was für ein…” tapi Masih Ragu Cara Jawabnya?

Was für ein adalah salah satu pola tanya yang sangat sering muncul dalam percakapan natural bahasa Jerman, tapi jarang diajarkan secara mendalam di level A2. Akibatnya banyak pelajar yang mengerti pertanyaannya tapi terdiam saat harus menjawab dengan struktur yang benar. Di Cetta German, pola tanya seperti ini dilatih dua arah, cara bertanya sekaligus cara menjawab, dalam konteks percakapan nyata.

Untuk kamu yang sudah punya basic Jerman, kamu bisa coba berbagai kelas dasar lanjutan dari Cetta German:

Atau, kalau kamu sedang dikejar waktu, kamu bisa mengikuti kelas intensif dari Cetta German:


Selain itu, kamu bisa mengikuti kelas khusus bersama native dari Cetta German yang akan mempertemukanmu dengan penutur asli Jerman!

Bingung mau pilih kelas yang mana? Konsultasi gratis dengan tim Cetta German sekarang juga! Gunakan kode promo BACACETTAUPDATES untuk raih diskon 10%.

*Artikel ini ditulis oleh Rindang Faricha tutor Cetta German.
Daftar Isi
Artikel Terbaru
Tata Bahasa Jerman A2 Konjunktiv II Dasar untuk Permintaan yang Sopan
Tata Bahasa Jerman A2: Konjunktiv II Dasar untuk Permintaan yang Sopan

Apakah kalian pernah ingin memesan kopi dengan mengatakan…

Kosakata A2 Kosakata Liburan dan Wisata
Kosakata Bahasa Jerman A2: Liburan dan Wisata dalam Bahasa Jerman

Mau bilang “Aku liburan minggu depan”, “Kami menginap…

Tata Bahasa Jerman A2: Perfekt dan Partizip II dengan haben dan sein, Apa Bedanya?

Saat mulai menceritakan kegiatan yang sudah terjadi, bentuk…